RSS

15 Reasons Why I Love Him

Hai guys, masih ingatkah kalian sama gue? Mungkin sebagian dari kalian ada yang masih ingat gue dan sebagian lainnya ada yang gabisa lupain gue hehehe. Fyi tanggal 1 Oktober kemarin itu hari Sabtu mensiversary gue yang ke lima puluh sekian—wait gue hitung dulu—tepatnya yang ke-54. Penting gak sih? Enggak penting deh ya…tapi jangan emosi dulu, ini ada kaitannya dengan apa yang akan gue tulis hari ini kok. Meski mensiv nya udah lewat 10 hari tapi gak apa-apa kan gue berbagi cerita tentang sosok yang selama ini menyandang status sebagai pacar gue? Tidak bermaksud untuk pamer kok—lagian apa yang mau dipamerin?—tulisan ini murni sebagai apresiasi gue kepada sosok yang sangat tabah menghadapi gue.
Seperti yang kita lihat dari judul tulisan ini, tulisan ini akan berisikan 90% konten tentang sosok seorang laki-laki yang saya cintai. (Gila ga konsisten banget tadi bilang gue sekarang bilang saya xD *abaikan*) Jadi, simak ya 15 alasan kenapa kok gue bisa suka banget sama seorang Fariz Naufal.


  1. RAPIH, gue nggak tau bagaimana penampilan dia sehari-hari karena kita LDR tapi yang pasti setiap jalan berdua dia selalu tampil rapih dan nggak neko-neko. Demi apapun gue kurang suka sama cowok yang stylenya aneh-aneh, kekinian, atau semacamnya. Gue lebih suka cowok yang tampil rapih dan sederhana, nggak peduli dia cuman pakai celana jeans sama kaos terus pakai sepatu canvas biasa, for me an outfit like that is so much better than gaya anak-anak yang kekinian yang biasanya pakai snapback, celana dipelorotin, dll. 
  2. Fariz selalu tampil apa adanya, gue nggak pernah mengalami kasus ketemu dia dengan potongan rambut yang aneh-aneh. Yakin 100% setiap dia potong rambut pasti cuman dipendekin, dirapihin, dan pokoknya yang wajar-wajar aja lah. Gue bahkan nggak pernah liat dia pakai gel/pomade yang biasa dipakai cowok-cowok untuk ngebentuk rambutnya sesuka hati, klimis, mencuat, dll. I love him just the way he is.
  3.  I love his eyes. Entah kenapa gue prefer cowok bermata sipit. Tatapannya itu mendominasi dan mengintimidasi.
  4.  I love his smile, it showed me a double dimples  on his cheeks and he looks more adorable in that case. Cowok berlesung pipit itu manis fix gue nggakuku dan nggaknana deh.
  5. I love his jaws too. Demi apapun cowok dengan rahang tegas itu kelihatan selalu bersikap kalem dan dewasa. Nggak masalah walau cuman kelihatannya aja, bagiku suatu penampakan itu sangat berarti.
  6.  Gue nggak pernah menyangka kalau orang seperti Fariz punya suara yang arrrggghhhhhh bikin gue ketagihan. I love his voice more than I love banana and I love banana so muchhhh.
  7. Gue suka cowok bersih, gue suka cowok wangi, gue suka cowok yang nggak ngerokok, gue suka cowok yang nggak dekil, dan Fariz masuk kategori itu semua. Yey.
  8. Gue suka sama cowok yang harmonis sama keluarganya. Gue tahu Fariz tipikal cowok yang amat sangat nggak punya keberanian untuk membantah kata-kata ibunya. Seperti contoh, dia dibatasi main computer hanya pada saat weekend dan dia benar-benar mematuhinya.
  9. Fariz bukan cowok yang gampang berteman dengan cewek. Oh, bahkan dia nggak punya temen deket cewek sama sekali. Gue tahu dia jarang berinteraksi sama cewek, kebayang kan segimana merasa spesialnya diri gue ini? Toh gue nggak suka sama cowok yang temen ceweknya dimana-mana, terus yang ngetreat temen ceweknya berlebihan.
  10. IQ >130, biasanya diklasifikasikan sebagai jenius. IQ Fariz 138, dua tingkat diatas gue, ya pokoknya gue suka cowok yang lebih cerdas daripada gue. Tapi diatas itu gue nggak menjadikan nilai akademis sebagai tolak ukur. Sederhana aja, orang yang wawasannya luas pasti cara chattingannya berbeda.
  11. Gamers. Katanya cowok gamers setia? Untuk kasus gue, gue setuju 99%.
  12.  Karena dia gamers dia jago Bahasa Inggris dan IT, OK I’m so proud of him .
  13.  Sabar. For God’s sake hampir 4 tahun pacaran nggak pernah sekalipun Fariz marah!
  14.  Tulus. Dia bukan tipikal cowok modus, jadi setiap perkataan dan pujian  yang dia lontarkan buat gue tuh rasanya tulus banget, dan dia emang benar-benar tulus.
  15.  Jujur. Dia bahkan benar-benar bilang kalau gue lagi iteman. Hiks.

    Oke itulah 15 alasan dari sekian banyak alasan yang tidak bisa diungkapkan lewat tulisan. Once I have told everyone that the rest of how I feel is a conversation between our heart. Sorry for become so emotional, I hope he won't read it because it's so embarrassing.  


    Sebagai lampiran gue akan menyisipkan beberapa potrait tentang dirinya. 
 
Fariz and I were having dinner at Yoshinoya


Wearing Pramita SHS uniform
He was unlucky for not having his favorite drinks (He is a big fan of any beverages which contain peach fruit)

Sweet 17th, celebrated by his sweet parents
Graduation picture, I'm not the one who took that picture tbh
Now he is officially colleger


Fariz gaming, huh?


  

  That's all. Thank you for allocating your time to read this story. Have a good day everyone xoxo!